Home / Belajar Menulis Blog / Strategi Content Marketing Yang Menurut Saya Efektif Untuk Jualan Online

Strategi Content Marketing Yang Menurut Saya Efektif Untuk Jualan Online

Sembari menyelesaikan order artikel dari klien, saya luang waktu sekitar 10 menit untuk menulis artikel ini. Itupun untuk memenuhi janji saya sebelumnya di mana saya janji ingin mengulas tentang content marketing.

Sebelumnya, saya harus mengatakan bahwasannya isi dari tulisan ini bukan murni pendapat saya. Saya hanya mendapatkan beberapa informasi yang kemudian saya saring dan saya rangkum supaya bisa dipahami dengan lebih mudah mengenai content marketing.

Ok? Mari kita lanjutkan.

Kita mulai dengan pertanyaan apa itu content marketing. Sebenarnya, saya tidak yakin dengan apa yang saya pahami. Dan akhirnya saya referensi favorit saya, yaitu PanduanIM. Di sana diterangkan dua tujuan dari sebuah content marketing.

Yang pertama, konten untuk mendatangkan visitor. Yang kedua, konten mengajak visitor agar mau membeli produk yang Anda tawarkan. Jadi, dua-duanya harus diraih. Jika konten hanya bisa mendatangkan visitor, artinya konten tersebut kurang powerful.

Lalu, pertanyaannya bagaimana cara membuat konten yang bisa mendatangkan visitor sekaligus bisa membuat orang tertarik dan membeli produk yang kita juga?

Menurut saya begini caranya.

Awali Dengan Membuat Konten How To

Anda tahu konten how to? Ini merupakan artikel yang menjelaskan tentang tahap atau  prosedur. Contohnya, Anda membuat artikel mengenai bagaimana cara membuat ramuan diet tradisional. Atau yang sedang saya kerjakan sekarang, yaitu tentang bagaimana cara membuat alat panahan tradisional dengan bahan bambu sendiri.

Mengapa konten How To? Menurut survey, pada saat ini, masyarakat lebih sering menggunakan mesin pencari Google untuk belajar. Dan konten How To inilah yang kemungkinan paling banyak dicari.

Akan tetapi, konten ini harus disesuaikan dengan produk yang Anda jual. Misalnya, jika Anda menjual meja kayu jati, Anda bisa berikan informasi mengenai bagaimana cara merawat kayu jati. Jika Anda bergerak di bidang penjualan pakaian, Anda bisa berikan informasi mengenai bagaimana cara merawat pakaian yang terbuat dari bahan tertentu.

Kemungkinan besar memang artikel yang Anda buat akan sama dengan artikel yang lain. “Tidak unik, dong?” Tenang saja. Anda bisa baca postingan saya sebelumnya tentang skema sederhana cara membuat artikel unik.

Dan saya ingin mengatakan satu hal lagi.

Dengan memberikan informasi melalui konten How To, calon pembeli tidak merasa ditawari. Banyak pakar penjualan yang mengatakan hard selling (menawarkan produk secara langsung) itu kurang efektif.

Dan setelah membuat artikel tentang How To, Anda bisa melakukan langkah selanjutnya.

Buat Soft Selling

Soft selling itu penawaran dengan cara yang halus. Agar lebih mudah, saya berikan contoh perbedaan antara hard selling dengan soft selling.

Kami menjual produk bla bla bla. Ini namanya hard selling.

Beberapa produk modern seperti X mampu membakar lemak sehingga bla bla bla. Ini namanya soft selling.

Tentu Anda bisa membuat variasi sendiri.

cara membuat content marketing

 

Note: Ini bukan satu-satunya cara membuat content marketing yang efektif. Tapi, cara ini layak untuk dicoba. Ingat, Google sekarang seolah menjadi sumber ilmu. Orang mencari informasi apa saja melalui Google. Alasan inilah yang membuat saya cukup sering menggunakan strategi membuat content marketing yang satu ini. Tapi sebenarnya ketika klien order artikel content marketing, saya menggunakan cara lain sesuai dengan produk mereka.

Jika Anda punya pengalaman lain cara membuat content marketing yang efektif, feel free to comment.

About Teguh Riyanto

Tinggal di kota dingin Wonosobo. Menulis menjadi kegiatan yang dilakukan setiap hari
Scroll To Top